Dr Ryan Menjadi Big Daddy Yang Baik Bagi 8 Keponakannya

Dr Ryan Menjadi Big Daddy Yang Baik Bagi 8 Keponakannya
Jakarta - Dokter Ryan Thamrin menjadi 'malaikat' pelindung bagi 8 keponakannya yang masih kecil. Pria 39 tahun itu pernah mengatakan ingin menyekolahkan semua keponakannya hingga lulus perguruan tinggi. Sayang sebelum keinginan itu terwujud, dr Ryan Thamrin meninggal pada Jumat, 4 Agustus 2017.

"Big Daddy orangnya baik," kata seorang keponakan yang menyebut dr Ryan Thamrin sebagai Big Daddy, sambil menangis. Ketika ditemui di rumah duka di Jalan Kesadaran, Gang Kesabaran, Kelurahan Tangkerang Labuay, Pekanbaru, Riau, Sabtu 5 Agustus 2017, sejumlah keponakan dr Ryan Thamrin menangis karena Big Daddy sudah tiada.

Keponakan dr Ryan Thamrin lainnya, Ridho menceritakan saat mereka diajak ke Sungapura oleh dr Ryan Thamrin. "Kami sekeluarga ke Singapura. Keliling pusat studio, foto- foto, beli baju sama suvenir," ujarnya. 

Ridho juga mengungkapkan momen yang paling diingatnya kebersamaan dengan dr Ryan Thamrin. "Yang paling diingat nonton Transformer sama Big Daddy di 2015. Waktu itu kaki saya bengkak enggak bisa jalan. Saya digendong sama Big Daddy sampai ke mobil," ujarnya

Adapun ibu dr Ryan Thamrin, Hj Fahimah atau Mia Thamrin mengatakan ada satu permintaan dari putra bungsunya itu yang berat untuk diwujudkan sebelum meninggal. Sebab, dr  Ryan Thamrin minta dibuatkan mi instan, sedangkan saat itu dia sedang sakit maag akut.

"Saya enggak kasih. Tapi ya ibu kasih juga sedikit. Paling tidak apa yang dia inginkan kesampaian," kata Hj Fahmiah. Ibu dr Ryan Thamrin itu mengatakan selama sakit, dr Ryan Thamrin hanya makan bubur, bahkan sempat tak mau makan.

Penyakit lambung yang diderita dr Ryan Thamrin, menurut Hj Fahimah, akibat akibat pola makan yang tidak teratur. "Dia sendiri bilang, kadang - kadang enggak makan waktu di Jakarta," katanya. Artikel terkait: Pengorbanan Ibu Ryan Thamrin Selama Putranya Sakit


-  TEMPO  -

0 Response to "Dr Ryan Menjadi Big Daddy Yang Baik Bagi 8 Keponakannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel