Satu Orang Belum Ditemukan Dari Sembilan ABK Asal Indramayu Yang Tenggelam

Indramayu - Sebanyak sembilan Anak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Indramayu jadi korban tenggelamnya Kapal KM Danare. Satu orang dikabarkan hilang dan delapan lainnya berhasil diselamatkan.

Penemuan sembilan ABK asal Indramayu tersebut diketahui kapal MT. LPG. MAIDU dari Singapura tujuan PT.Candra Asih Anyer Serang Banten, dengan Agen Pelayaran PT. REKSA SEGARA LINE'S Banten, Minggu (23/7) lalu ketika melintas di perairan dengan kordinat 04° 21.4' S/ 108° 19.5' E 140 NM Utara Cirebon, Jawa Barat.

Mereka melihat kapal nelayan terbalik dengan orang-orang di atas perahu ikan, kemudian para Crew  MT. LPG. MAIDU Menyiapkan semua peralatan yang diperlukan untuk penyelamatan.

Adapun kesembilan ABK tesebut yakni Tohari (27), Tasripin (23 ), Sumanta (32), Tristian Toti (15), Muldtdi (23), Darsim (29),Taslim (41), Sulam (34 ), dan Talam (32) yang merupakan warga Desa Bulak Parean, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu,

Delapan ABK dinyatakan selamat dan berhasil dievakuasi, sedangkan Talam (32) dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian.

peristiwa tenggelamnya kapal tersebut bermula pada Jumat (21/7) dimana sekitar pukul 03.00 WIB kapal nelayan KM. Danare dengan Nakhoda Taslim (41) keluar dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta menuju tengah laut untuk mencari ikan. 

Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB kira-kira 7 mil di Pulau Belitung KM Danare melego jangkar dan memasang jaring. Sepuluh menit kemudian tiba-tiba ombak menghantam dari lambung kanan dan setelah 5 menit kapal terbalik, nakhoda beserta ABK-nya 7 orang saat itu masih berada di lunas kapal yang terbalik.

Sedangkan KKM Taslim sudah berada 2 mil dari TKP dengan melilitkan ban di badannya dan selama 12 jam di tengah laut tiba-tiba muncul kapal MT. LPG Maido lalu memberi pertolongan dan membawanya ke Merak/ Anyer sedangkan satu orang KKM yang bernama Talam belum tahu dimana keberadaannya.

Adanya Informasi korban kapal tengelam tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kandanghaur Kompol Asep Wawan. Pihaknya mengaku mendengar adanya informasi bahwa warga Kecamatan Kandanghaur yang menjadi ABK jadi korban tengelam kapal di Muara Angke, namun demikian pihaknya belum mengetahui pasti adanya informasi tersebut dan masih dilakukan pemantauan.

"Kita belum bisa memastikan dan masih menunggu adanya kepastian informasi tersebut," ungkapnya.


-  FAJARNEWS  -

0 Response to "Satu Orang Belum Ditemukan Dari Sembilan ABK Asal Indramayu Yang Tenggelam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel