Jokowi: 10 Tahun ke Depan, Koran dan Televisi Tidak Laku

Jakarta - Perkembangan pesat di bidang teknologi informatika dan tumbuhnya penduduk berusia muda akan membuat perubahan-perubahan. Perubahan ini sangat drastis dari segi sosial, ekonomi dan politik. Bahkan Presiden Joko Widodo menyebutkan, dalam 10 tahun ke depan, pembaca surat kabar tidak akan ada lagi akibat perkembangan teknologi informasi dan tumbuhnya generasi muda yang disebutnya dengan "generasi Y".

Selain surat kabar, Jokowi juga menyebutkan penonton televisi akan menyurut seiring perkembangan teknologi informasi dan generasi Y. Dia mengimbau agar masyarakat segera mengantisipasi kemunculan perubahan teknologi informasi dan generasi Y itu. 

"Dalam 5 sampai 10 tahun ke depan akan ada perubahan drastis. Ada yang namanya generasi Y, yang sekarang berumur 15 sampai 25 tahun. Mereka akan masuk pasar dalam 5 tahun lagi dan merasakan perubahan-perubahan itu," katanya ketika menutup Musyawarah Kerja Nasional Partai Persatuan Pembangunan di Jakarta, Jumat, 21 Juli 2017.

Generasi tersebut, kata Jokowi, yang nanti akan mempengaruhi dan menguasai pasar. "Dalam 10 tahun lagi tidak akan ada yang baca koran lagi, sangat sedikit sekali. Tidak akan ada yang lihat televisi lagi karena generasi Y ini setiap hari bawanya smartphone. Berita juga kliknya di situ, berita-berita online," katanya.

Generasi Y ini, kata Jokowi, juga tidak akan lihat tv lagi. Pasalnya, tontonan yang laku ke depannya adalah netflix. Melalui netflix, generasi Y dikatakannya bisa melihat video-video secara langsung melalui smartphone yang dibawa sehari-hari. 

Penguatan pesantren
Salah satu cara mengantisipasi perubahan teknologi informasi ini, kata Jokowi, adalah dengan inovasi dan kreativitas yang terus-menerus. Setiap pemimpin dituntutnya untuk mengembangkan jiwa entrepreneurship. 

Terkait dampak perubahan drastis terhadap generasi Y, Jokowi kemudian menegaskan dukungannya kepada penguatan pesantren serta pendidikan keagamaan. Pendidikan agama dikatakannya perlu untuk penguatan karakter para generasi Y ketika akan masuk ke pasar yang diliputi oleh perubahan-perubahan yang drastis.  

Perubahan ini bisa menjadikan kita baik dan tidak baik. Inilah tugas kita mengantisipasi bagaimana membangun karakter anak-anak kita, memberikan isi kepada anak-anak kita. Karakter-karakter yang islami bisa menjaga bangsa ini dari arus-arus perubahan global yang sangat cepatnya," kata dia.



-  © PIKIRANRAKYAT  -

0 Response to "Jokowi: 10 Tahun ke Depan, Koran dan Televisi Tidak Laku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel